
Nggak tahu kenapa, aku suka liat ilalang... Pertamanya sih dulu waktu di Bogor sering foto bareng temen2 dan di studio fotonya (outdoor) ada ilalangnya.. ternyata itu bikin fotonya jd lebih manis. Trus di Tangerang aku sering banget nemu ilalang.. di Citra Raya, di deket tempat kakakku, juga di jalan yang aku pernah nyasar, kanan kirinya penuh ilalang. Yang warna putih juga ada. Aku liat2 kayaknya di segala musim hampir selalu ada, kecuali dimusnahkan.. Diliat sekilas sih berantakan, tp ternyata indah juga kok.. Begitu ceritanya. Jadi pandanglah ilalang dari sisi indahnya dan ketegarannya...hehehe...
And the next...about.. "bibir lebih". Bukan lebih banyak pastinya, bukan juga lebih panjang... Seandainya ada orang buta yang jelas2 pakai tongkat lewat di depan kita dan dia sedikit menabrak kita. Trus kita teriak, "Eh buta, liat2 donk kalau jalan" Apakah orang buta itu tidak sakit hati? I think imposible.... Buta, mungkin sudah takdir... tapi kenapa orang mesti dengan keras menyebut dia buta? Jadi siapa yang sebenernya lebih buta?
So..keep your mouth... Don't talk about anything useless. Aku nggak ngerti sih sebenernya apa maksud beberapa orang (in this office tentunya...) berkomentar ... Kalo gak ada maksud dan gak jelas komentar atau sapaannya, bukannya lebih baik diam. Suara memang gratis, tp gak perlu diobral lagi... Dan satu lagi, mulutmu harimaumu... ya gak sih.. Jadi, aku atau orang2 itu yang aneh ya? Tapi aku yakin banyak yang setuju kalo "bibir lebih" itu harus dikurangi....