Dari kecil aku memang sangat menyukai pantai. Menurutku
pantai itu tempat bermain dan jalan-jalan yang sangat menyenangkan. Dan
kebetulan aku memang dilahirkan di desa yang tak begitu jauh dari pantai. Hanya
beberapa kilometer saja dari rumah, aku sudah bisa sampai di bibir pantai.
Bermain di pantai itu, sangat seru! Aku bisa berteriak sepuasku tanpa
seorangpun merasa terganggu. Pantai itu juga seolah selalu mau mendengar
cerita hatiku, tanpa pernah ingin membaginya ke siapapun yang datang juga ke
pantai itu. Karena itulah aku sering merindukan pantai.
Dan kali ini aku akan
menceritakan satu pantai yang aku kunjungi tahun 2011 lalu. Sudah lama sih, tapi kesan keindahan tentang pantai
ini rasanya tak akan pernah terlupa. Bahkan aku ingin kembali ke sana lagi.
Bagaimana tidak, pantai yang bernama Tanjung Lesung ini, sangat menarik, atau eksotik orang menyebutnya.
Sejak tinggal di Jakarta, aku
belum pernah menemukan pantai yang benar-benar menawan. Karena itulah, begitu
aku membaca artikel tentang pantai ini yang sangat menarik, aku mengajak
teman-temanku untuk pergi ke sana. Kami pergi berempat pada hari Minggu,
sekitar pukul empat pagi. Walaupun pagi buta, tapi demi sebuah petualangan
menemukan pantai yang elok, kami berempat tetap semangat.
Tanjung Lesung terletak di
Pandeglang, Banten. Memang cukup jauh dari Jakarta. Karena itulah kami
berangkat pagi-pagi sekali agar tidak kemalaman sampai di Jakarta lagi. Kami
juga membawa perbekalan yang cukup banyak. Bahkan kami membawa kompor gas kecil
beserta bahan makanan mentah. Walaupun belum yakin dengan keadaan di sana, apakah
mungkin untuk memasak ataukah tidak.
Setelah sempat kesasar dan
bingung arah beberapa kali, akhirnya kami sampai juga di Pantai Tanjung Lesung.
Dan ternyata, pantainya memang bagus luar biasa. Tak perlu jauh-jauh sampai ke
negeri orang mencari pantai yang eksklusif, cukup di negeri kita sendiri saja.
Mobil yang kami bawa pun bisa diparkir di tepi pantai, sehingga kami tak perlu
jauh berjalan untuk mencapai pantai. Dan yang paling mengasyikkan, pantai ini
masih sepi, bersih, belum banyak pengunjung.
Kami langsung berganti pakaian
kostum pantai, dan jalan-jalan menuju pantai yang sangat landai. Kami bisa
berendam dan bermain air sepuasnya. Di pantainya juga banyak bebatuan yang
menambah keindahan pantai tersebut. Tapi tetap harus berhati-hati karena bisa
terpeleset. Kami juga sempat berfoto dan duduk-duduk di batu itu. Sangat
menarik bukan?
Tiba saat makan siang, kami berpindah
ke sisi pantai yang lebih jauh dan sepi. Dan akhirnya keinginanku dan
teman-teman untuk memasak di tepi pantai pun tercapai. Kami mendapat lokasi
yang aman dan jauh dari beberapa warung yang ada disana. Oiya, di pantai yang
kami kunjungi ini, memang hanya sedikit warung yang ada. Jadi memang sangat
tepat jika kami membawa perbekalan sendiri. Sayangnya saat itu aku belum
mengenal Liang Teh Cap Panda. Dan aku baru
mencobanya sekitar setahun yang lalu. Kalau saja sudah mencoba, pasti itu jadi
salah satu perbekalanku, karena rasa dan aromanya sangat cocok untuk dinikmati
di tepi pantai yang panas. Bisa mendinginkan suasana yang panas terik. Coba
saja buka dan baca selengkapnya di https://www.facebook.com/pages/LIANG-TEH-CAP-PANDA/111417062230706 (Facebook Liang Teh Cap Panda)
. Sekali coba, aku langsung menyukainya, apalagi aku memang penikmat teh. Dan
teh yang satu ini bukan cuma penghilang haus, tapi juga meredakan panas dalam.

Selepas makan siang, kami
berempat masih sempat jalan-jalan menyusuri sisi pantai yang lain lagi.
Hutan-hutan di tepinya juga sangat indah, melengkapi keindahan luar biasa
Pantai Tanjung Lesung. Sekitar pukul empat sore, barulah kami berkemas-kemas
pulang. Tentu saja setelah mandi di pemandian yang telah disediakan di sana.
Perjalanan kami memang cukup jauh dan melelahkan, tapi sudah pasti sangat
berkesan dan takkan terlupakan. Buat teman-teman yang ingin berwisata ke pantai
dan tak ingin menyesal setelah mengunjunginya, jangan lupa ke Pantai Tanjung
Lesung ya! Dan jangan lupa membawa Liang Teh Cap
Panda. Sekali coba pasti mau lagi dan lagi, sama seperti saat mengunjungi
Tanjung Lesung, sekali mengunjungi, pasti ingin mengulang lagi.